Kopi adalah salah satu minuman favorit di Indonesia, bahkan ada kopi Indonesia yang sudah mendunia
karna kenikmatannya tradisi minum kopi di rumah, di warung kopi dan kini sudah
ada coffee shop. Memang sudah banyak coffee shop di Indonesia dengan konsep
yang unik dan berbeda-beda. Salah satunya Jo Coffee yang berada di samping jalan depan komplek Ciledug Indah 1
Ciledug, Tanggerang. Pendirinya ialah bapak Joko.
Jo Coffee yang belum lama
berdiri ini lebih tepatnya 30 April 2016 ini mempunyai konsep coffee shop yang
lebih menunjang ke coffee-nya. Selain kita bisa ngopi kita pun bisa memesan
cemilan sebagai penyanding coffeenya. Menjadi tempat nongkrong dan tempat
kumpul yang pas lebih mengedukasi coffeenya.
Arti nama dari Jo Coffee. Dengan nama yang cukup simple dan mudah
diingat para pelanggan Jo coffee. Alasan mengapa dinamakan Jo Coffe tidak jauh
dari nama pemiliknya yaitu yang bernama Joko
Caffe
ini didirikan oleh bapak joko pada tanggal 30 april 2016 dan ditemani manajer
setia nya yaitu pak roni beliau adalah manajer dijo coffe ini Roni . pak joko ini memulai bisnis
kuliner kopi berawal dari, keisengannya
untuk membuka bisnis dan kesukaanya
dengan kopi-kopi indonesia , yang hobi
namun
ingin mempunyai
sebuah cafe
Banyak menu yang di sediakan di Jo Coffee dari coffee, non-coffee dan
cemilan pun ada. Seperti coffeenya ada espresso, capuchino, latte di variasi
dengan flavor pun ada dengan vanilla, hazelnut, caramel, irish dan lain-lain,. Non-coffee seperti greentea, taro, red velvet, coklat dan lain-lain. Cemilannya seperti roti bakar dan lain-lain.
Jo Coffe pun ada kopi yang berasal di Indonesia seperti Bali Kintamani, Mandhaling, Gowa dan Java jika di salah satu ada yang habis,
Jo Coffe pun menyediakan kopi Indonesia yang lainnya seperti kopi Papua, kopi Gayo, atau Toraja.
Menu favorit yang ada di Jo Coffee ini ada sovar, Capuchino dan ada
juga kopi Indonesianya Java Malabar.
Harganya pun pas bagi anak muda masih kisaran dari
Rp. 10.000 ribu untuk coffeenya
dan Rp.8.000 ribu untuk cemilannya. Harga yang cukup
terjangkau buat kumpul dengan keluarga, teman ataupun dengan pacar.
SEJARAH
KOPI DI INDONESIA
Kopi
pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1696 dari jenis kopi Arabika. Kopi ini
masuk melalui Batavia (sekarang Jakarta) yang dibawa oleh Komandan Pasukan
Belanda Adrian Van Ommen dari Malabar
- India, yang kemudian ditanam dan dikembangkan di tempat yang sekarang dikenal
dengan Pondok Kopi -Jakarta Timur, dengan menggunakan tanah partikelir Kedaung.
Sayangnya tanaman ini kemudian mati semua oleh banjir, maka tahun 1699
didatangkan lagi bibit-bibit baru, yang kemudian berkembang di sekitar Jakarta
dan Jawa Barat antara lain di Priangan, dan akhirnya menyebar ke berbagai
bagian dikepulauan Indonesia seperti Sumatera, Bali, Sulawesi dan Timor.
Kopi
pun kemudian menjadi komoditas dagang yang sangat diandalkan
oleh VOC. Tahun 1706 Kopi Jawa
diteliti oleh Belanda di Amsterdam, yang kemudian tahun 1714 hasil penelitian
tersebut oleh Belanda diperkenalkan dan ditanam di Jardin des Plantes oleh Raja
Louis XIV.
Ekspor kopi Indonesia
pertama kami dilakukan pada tahun 1711 oleh VOC,
dan dalam kurun waktu 10 tahun meningkat sampai 60 ton / tahun. Hindia Belanda
saat itu menjadi perkebunan kopi pertama di luar Arab dan Ethiopia, yang menjadikan VOC
memonopoli perdagangan kopi ini dari tahun 1725 – 1780. Kopi Jawa saat itu
sangat tekenal di Eropa, sehingga orang-orang Eropa menyebutnya dengan “
secangkir Jawa”. Sampai pertengahan abad ke 19 Kopi Jawa menjadi kopi terbaik
di dunia.
Produksi kopi
di Jawa mengalami peningkatan yang cukup siginificant, tahun 1830 – 1834
produksi kopi Arabika mencapai 26.600 ton, dan 30 tahun kemudian meningkat
menjadi 79.600 ton dan puncaknya tahun 1880 -1884 mencapai 94.400 ton.
Selama
1 3/4 (Satu – tiga perempat) abad kopi Arabika merupakan satu-satunya jenis
kopi komersial yang ditanam di Indonesia. Tapi kemudian perkembangan budidaya
kopi Arabika di Indonesia mengalami kemunduran hebat, dikarenakan serangan
penyakit karat daun (Hemileia vastatrix)
, yang masuk ke Indonesia sejak tahun 1876.
Akibatnya kopi Arabika yang dapat bertahan hidup hanya yang berada pada
ketinggian 1000 m ke atas dari permukaan laut,
dimana serangan penyakit ini tidak begitu hebat. Sisa-sisa tanaman kopi Arabika ini masih
dijumpai di dataran tinggi ijen (Jawa
Timur) , Tanah Tinggi Toraja ( Sulawesi Selatan), lereng bagian atas Bukit
Barisan ( Sumatera) seperti Mandhailing, Lintong dan Sidikalang di Sumatera
Utara dan dataran tinggi Gayo di Nangroe Aceh Darussalam.
Segala
sesuatu pasti ada manfaat dan bahayanya contohnya adalah meminum kopi, di balik
manfaat yang bisa diambil dari mengkonsumsi minuman ini ada bahaya kopi yang
dapat merusak tubuh apabila di konsumsi secara berlebihan. Mungkin sebagian
hanya mengetahui beberapa manfaatnya saja tanpa memikirkan apa bahaya kopi
tersebut apabila dikonsumsi secara berlebihan. Setelah sebelumnya membahas
tentang bahaya rokok maka dalam kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang
bahaya kopi bagi kesehatan, dan tentu saja saya juga akan membahas manfaat dari
minum kopi tersebut.
Manfaat Kopi untuk
Kesehatan dan Kesegaran Tubuh
Kopi
jika tidak diminum dengan terlalu banyak krim dan gula atau bahkan justru tidak
menambahkan keduanya akan besar manfaatnya, seperti mencegah sel-sel kanker dalam
tubuh untuk berkembang lebih lanjut. Kopi bekerja dengan sangat baik dalam
melindungi tubuh, terutama dari kanker payudara, kanker hati, prostat, endometrium dan segala penyakit yang
berkaitan dengan insulin, estrogen, dan obesitas. Telah diteliti juga oleh Harvard School of Public Health bahwa
kopi yang dengan atau tanpa kafein bisa membantu mengurangi risiko kanker
prostat.
Encok
memang sering dialami oleh banyak orang dewasa yang telah lewat dari usia 40
tahun dan hal ini bisa diatasi dan bahkan dicegah dengan mengonsumsi baik kopi
biasa maupun kopi yang tidak mengandung kafein. Manfaat kopi, terutama jika
diminum sekitar lima cangkir sehari bisa mengurangi risiko encok.
Kopi
yang tanpa gula dan krim dipercaya lebih bermanfaat, apalagi juga dalam
pencegahan penyakit batu empedu. Seperti yang telah dibuktikan ditahun 2002
oleh para peneliti Harvard, risiko batu empedu bisa dikurangi, baik bagi pria
maupun wanita. Setidaknya tiga hingga empat cangkir kopi memang butuh
dikonsumsi setiap harinya.
Salah
satu manfaat kopi pahit buat kesehatan mental adalah mengurangi depresi. Sering
merasa depresi juga bisa diatasi dengan meminum kopi sehingga bisa meningkatkan
kualitas hidup dengan baik. Pada tahun 2011, penelitian Harvard menyatakan
bahwa risiko seorang wanita untuk mengalami depresi dapat berkurang ketika
paling tidak mengonsumsi kopi 4 cangkir sehari.
Bagi
yang merasa takut dengan penyakit Parkinson
boleh merasa lega karena di tahun 2000, Journal
of American Medical Association telah menyatakan bahwa konsumsi kopi dan
kafein dapat mengurangi risiko penyakit ini. Ada lagi studi pada tahun 2010
yang juga telah membuktikan bahwa peluang menderita penyakit Parkinson menjadi 25 persen lebih kecil
ketika mengonsumsi sekitar tiga cangkir kopi per harinya.
Bahaya
kopi bagi kesehatan yang harus anda ketahui
Minum kopi sangat
dipercaya sebagai obat kantuk paling mujarab, kopi sering menjadi teman
begadang maupun kerja di kantor. Minuman yang mempunyai wangi yang khas ini
juga dapat menimbulkan efek
kecanduan, itu terbukti dengan banyaknya mereka yang sangat ketergantungan pada
kopi bakan lebih mengutamakan minum kopi daripada makan. Namun, harus diketahui
juga ternyata bahaya kopi juga bisa merugikan kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan dan terus menerus. Bahaya
kopi bagi kesehatan diantaranya adalah:
Bahaya kopi yang
pertama adalah menyebabkan detak jantung lebih cepat dari biasanya. Oleh karena
itu, bagi anda yang mengalami gejala serangan jantung sebaiknya menghindari
atau tidak minum kopi berlebihan.
Bahaya kopi yang
selanjutnya adalah dapat menimbulkan gejala atau sakit maag karena minuman kopi
dapat meningkatkan asam lambung.
Minum kopi secara
berlebihan dapat menimbulkan resiko serangan jantung dan stroke karena dapat
meningkatkan kadar trigliserida,
kolesterol jahat pada tubuh serta darah anda akan lebih pekat. Hal inilah yang
menimbulkan endapan lemak, penyempitan pada pembuluh darah yang mana dapat
menimbulkan serangan jantung dan stroke.
Mengkonsumsi kopi dapat
menimbulkan masalah gejala insomnia atau susah tidur yang mana sangat tidak
baik bagi kesehatan anda.
Bagi ibu hamil sangat
tidak di anjurkan untuk mengkonsumsi kopi. Dalam hal ini mengkonsumsi 100 mg
kafein per hari dapat menimbulkan keguguran. Ini dikarenakan, kafein pada
kopi dapat meningkatkan denyut jantung
dan akan mempengaruhi janin yang mana dapat menyerang plasenta serta masuk ke
dalam sirkulasi darah janin tersebut.
Desriko
Harvian
1571502838




0 komentar:
Posting Komentar